Bengkulu – eksisberita.com
Upaya memperkuat pengawasan siaran berbasis digital di Provinsi Bengkulu terus dipacu, sebagai langkah strategis menuju sistem pengawasan penyiaran yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi. 05/05.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi keniscayaan dalam tata kelola penyiaran modern. Ia mendorong seluruh lembaga penyiaran di Bengkulu untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk dalam sistem pengawasan siaran.
“Pemanfaatan aplikasi SMILED ini merupakan langkah maju dalam menciptakan pengawasan siaran yang lebih transparan, akuntabel, dan terintegrasi. Kami berharap seluruh lembaga penyiaran dapat memanfaatkan sistem ini secara optimal sebagai bagian dari transformasi digital di sektor komunikasi dan informasi,” ujar Nelly usai membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi SMILED (Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Lembaga Penyiaran) di Universitas Hazairin (UNIHAZ), Selasa (7/5),
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan lembaga penyiaran dalam menjaga kualitas siaran yang sehat dan edukatif bagi masyarakat.
Ketua KPID Bengkulu, Tedi Cahyono, mengatakan Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas lembaga penyiaran dalam menghadapi tantangan digitalisasi sekaligus memastikan implementasi aplikasi SMILED berjalan optimal.






