BPH Migas Bahas Solusi Permanen Atasi Kelangkaan BBM bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu.

oleh -304 Dilihat

“Alhamdulillah, kondisi sudah kembali terkendali. Pintu alur pelabuhan juga sudah mulai dilakukan pengerukan. Bahkan Wakil Presiden RI, Pak Gibran, juga sudah meninjau langsung dan menginstruksikan percepatan penanganan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPH Migas Erika Retnowati menyatakan pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan lancar. Ia juga menekankan pentingnya sistem mitigasi yang tanggap terhadap segala bentuk gangguan distribusi energi.

“Kami optimis proses pengerukan akan segera selesai dan distribusi BBM dapat kembali stabil. Ke depan, koordinasi harus lebih kuat. Bila ada kendala sekecil apa pun, harus segera dikoordinasikan agar tidak menjadi masalah besar seperti kemarin (kelangkaan BBM),” ungkap Erika.

Ia juga menyebutkan bahwa BPH Migas siap menjalin kerja sama lebih erat dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam pengawasan dan pengaturan distribusi BBM, guna memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi secara merata dan berkelanjutan.

“Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Kami berkomitmen untuk memperkuat sistem distribusi agar masyarakat tidak dirugikan,” tutupnya

Kelangkaan BBM yang sempat terjadi beberapa waktu lalu berdampak luas, termasuk kerugian operasional bagi Pertamina yang ditaksir mencapai Rp500 juta hingga Rp1 miliar per hari, serta terhambatnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di Pulau Enggano yang terdampak karena layanan kapal Ferry Pulo Tello tidak dapat beroperasi. *** ( Budi. R )