Dari Adiwiyata ke Sekolah Ramah Lingkungan: Menjaga Keberlanjutan Bumi Merah Putih.

oleh -436 Dilihat

“Ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga upaya kolektif menyelamatkan bumi dari dampak pemanasan global dan perubahan iklim. Melalui sekolah, kita membentuk generasi yang sadar lingkungan, membiasakan tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, serta menghemat energi,” jelasnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, dalam arahannya menegaskan bahwa sekolah ramah lingkungan merupakan salah satu program prioritas kementerian. Konsep Adiwiyata yang diterapkan dalam Green School tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang lebih berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan Green School sangat relevan dengan tantangan perubahan iklim yang kini menjadi perhatian global. Para ahli lingkungan bahkan memprediksi bahwa pada tahun 2100, suhu rata-rata dunia bisa meningkat hingga 4 derajat Celsius, yang akan berdampak serius terhadap kondisi cuaca ekstrem.

“Selain pengembangan teknologi, hal yang lebih mendesak adalah membangun budaya ramah lingkungan. Kesadaran kolektif dalam menjaga alam akan menjadi fondasi bagi gerakan Green Society, di mana masyarakat secara aktif terlibat dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” tutur Abdul Mu’ti. *** Rls. ( Budi. R )