“Kehadiran BPKP di Bengkulu menjadi penjaga mutu tata kelola, sekaligus pemberi nilai tambah dalam setiap kebijakan dan program pembangunan,” jelasnya.
Helmi berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan BPKP terus diperkuat. Menurutnya, pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap rupiah anggaran digunakan bagi kepentingan rakyat dengan prinsip efektif, efisien, dan berorientasi hasil.
“Kami juga berharap BPKP dapat terus mendorong penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang lebih matang di seluruh perangkat daerah, serta memperkuat manajemen risiko dan pencegahan korupsi. Dengan begitu, pembangunan di Bengkulu dapat berjalan bersih, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Akuntan Negara BPKP, Iwan Taufik Purwanto, yang hadir mewakili Kepala BPKP RI, Muhammad Yusuf Ateh. *** rls. Budi. R






