“Momentum Hardiknas ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat harus bergotong royong mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata,” ujar Herwan.
Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat komitmen dalam mendukung pendidikan gratis bagi semua lapisan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen penuh mendukung kebijakan pendidikan gratis ini. Tidak boleh ada anak-anak kita yang putus sekolah karena alasan biaya. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa,” tegas Herwan.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan, berbagai program pro-rakyat telah dijalankan, seperti pendidikan gratis, ijazah gratis, serta bantuan langsung untuk masyarakat kurang mampu. Program-program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, bukan sekadar impian.
“Pendidikan bukan lagi sekadar impian. Melalui program pendidikan gratis, ijazah gratis, dan bantuan langsung untuk masyarakat kurang mampu, kita buktikan bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan hingga fasilitas pendidikan yang layak,” pungkasnya. *** (Budi.R)






