“Pemeliharaan sarana dan prasarana SMA dan SMK telah dialokasikan lebih dari Rp1,2 miliar. Selain itu, penyediaan delapan unit bak Arm Roll (ARL) kontainer untuk mendukung sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Lebong serta 12 unit ambulans juga telah terealisasi,” jelasnya.
Mian menegaskan, capaian pembangunan yang telah dilakukan pada tahun 2025 akan terus berlanjut pada tahun 2026. Pemerintah Provinsi Bengkulu, bersama Pemerintah Kabupaten Lebong, akan kembali memfokuskan pembangunan pada infrastruktur jalan dan penanganan bencana.
“Pada tahun 2026, akan dilakukan rekonstruksi jalan dan penanganan longsor ruas Air Dingin–Muara Aman dengan anggaran Rp26 miliar, rekonstruksi jalan Girimulya menuju Lebong senilai Rp20 miliar, pembangunan tanggul Air Uram sebesar Rp1 miliar, serta kelanjutan penyediaan ambulans yang diperkirakan mencapai 15 unit untuk Kabupaten Lebong,” bebernya.
Sementara itu, Bupati Lebong Azhari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas kontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Lebong.
“Program-program ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Lebong yang terus menjalin koordinasi dalam mewujudkan pembangunan daerah,” pungkasnya. *** rls. Budi. R






