Jambore Pemuda Bengkulu, Gubernur Helmi Serukan Persatuan di Tengah Tsunami Budaya Asing.

oleh -272 Dilihat

“Indonesia dulu disatukan bukan karena kesamaan, melainkan karena keberagaman. Dari berbagai suku, agama, bahasa, dan budaya, kita bisa bersatu untuk memerdekakan negeri ini,” ujarnya.

Gubernur juga menyinggung peran penting Bengkulu dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia menegaskan bahwa pemuda-pemudi Bengkulu harus memiliki mental baja, meneladani semangat Ibu Fatmawati—putri terbaik Bengkulu yang menjahit Sang Saka Merah Putih pertama untuk dikibarkan pada hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Bengkulu adalah provinsi yang sangat berjasa dalam pembentukan republik ini. Maka, sudah sepatutnya pemuda-pemudi Bengkulu tampil sebagai penjaga nilai-nilai persatuan bangsa,” ujar Helmi dengan lantang.

Melalui Jambore Pemuda ini, Gubernur berharap akan lahir generasi penerus yang tangguh, berkarakter kuat, mencintai budaya bangsa, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

“Westernisasi hari ini seperti tsunami yang mengancam karakter bangsa. Tapi saya yakin, melalui jambore ini akan lahir petarung-petarung muda yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa besar,” tutup Helmi penuh semangat. ***   ( Budi. R )