Pelaku Usaha UMKM Kopi Lestari jenis Robusta milik Pak Supriyadi dan dibantu peralatan lengkap oleh Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu semakin maju.

oleh -253 Dilihat

Namun usaha perdana itu gagal,” kenang Supriyadi membagi cerita. Namun, ia pun tak menyerah walau usahanya gagal namun tetap optimis untuk melanjutkan usahanya kelak akan berhasil. Di tahun 2012 , lanjut Supriyadi, ia bertemu dengan orang Bank Indonesia( BI) Perwakilan Bengkulu.

Dalam pertemuan itu, pihak BI menanya saya, apa yang perlu dibantu. Singkat cerita, saya dibantu peralatan lengkap oleh BI untuk membikin kopi kemasan berlebel ” Kopi Lestari” yang tahun lalu meraih juara dua jenis kopi rebusta peringkat nasional pada even pameran di Jakarta.

Pada pameran juga diikuti kopi dari Lampung dan daerah lainnya. ,” kata Supriyadi seraya menambahkan kopi bubuk yang dihasilkannya dipetik merah dan hasil rostingan sendiri

Berkat bantuan dan binaan dari BI, usaha bubuk kopi Supriyadi sudah dikenal di tingkat nasional bahkan masuk nominasi dunia.( wordcoffe)

Seiring perjalanan dan tekad usaha yang digelutinya, kini Supriyadi telah memiliki 5 hektar kebun kopi di desanya. Pada kesempatan tersebut juga para wartawan menanyakan jenis kopi baik itu robusta maupun arabika kepada Supriyadi

“Asal nama bubuk kopi yang diproduksinya ini diambil dari nama anaknya, Lestari. Alhamdulilah kamu kini telah punya 5- 6 hektar kebun kopi. Awalnya hanya seperempat hektar saja,,” ujar Salbia yang sudah pergi umrah bersama keluarganya.

Kopi Lestari, lanjut Supriyadi, selain dijual ke Jakarta, juga Palembang dan beberapa daerah lainnya. Supriyadi juga kini ikutan mempromosikan usaha kopi Lestari nya via online. *** ( Budi. R )