PSMTI Bantu Rakyat, Menuju Bengkulu Peduli dan Bersatu.

oleh -281 Dilihat

Dalam sambutannya, Wilianto menjelaskan PSMTI merupakan organisasi kemasyarakatan suku Tionghoa didirkan pada 28 September 1998 yang saat ini telah tersebar di 37 Provinsi serta 308 kota/kabupaten se- Indonesia.

PSMTI bersifat sosial, budaya dan kemasyarakatan sebagai wadah komunikasi, interaksi, penyerap dan penyalur aspirasi suku Tionghoa di Indonesia dengan lembaga negara, instansi pemerintah, organisasi dan komponen masyarakat lain.

Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan PSMTI memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan, memelihara nilai-nikai Kebhinekaan, serta membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat yang mejemuk.

“Paguyuban kami ini didirikan tahun 1998 setelah terjadi peristiwa kerusuhan. Pada saat itu para orang tua berinisiatif mendirikam persatuan agar peristiwa-peristiwa tersebut tidak terulang lagi,” ujarnya.

Di sisi lain, Bebby Hussy terpilih dan telah dilantik sebagai Ketua PSMTI Provinsi Bengkulu.

Komitmen PSTMI untuk menjunjung tinggi solidaritas melalui aksi kemanusiaan,
melestarikan budaya dengan sentuhan sosial.

“PSMTI adalah rumah besar untuk mempererat persatuan dalam keberagamaan. Memadukan tradisi lokal sekaligus mendukung UMKM dan masyarakat kurang mampu. Kami ingin menjadikan Bengkulu tempat yang penuh kasih. Kami akan berkolaborasi dengan pemerinrah, TNI/Polri dan masyarakat,” tutur Bebby.

Pada agenda yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ini juga dilakukan penyerahan dan tukar plakat, serta penyematan pin Merah Putih dari Gubernur Helmi Hasan. *** Budi. R