“Dalam beberapa tahun terakhir, progres penurunan angka kemiskinan di Bengkulu cukup baik. Jika kolaborasi ini terus terjaga, kita optimistis pada akhir masa jabatan kepala daerah angka kemiskinan bisa ditekan hingga satu digit,” ungkap Yuliswani.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir. Win Rizal, M.E., memaparkan data terbaru. Ia menegaskan bahwa kemiskinan tidak selalu identik dengan pengangguran.
“Sebagian besar keluarga miskin tetap bekerja, namun kualitas pekerjaan belum mampu menopang kebutuhan keluarga,” jelas Win Rizal.
Rakor ini diikuti oleh Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Bengkulu serta perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. *** Rls. Budi. R







