“Pendekatan humanis adalah kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kehadiran personel di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta menunjukkan bahwa negara hadir untuk melindungi dan melayani,” ujar Brigjen Pol Faizal Ramadhani.
Ia menambahkan bahwa membangun kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan Operasi Damai Cartenz secara menyeluruh.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan sederhana seperti berbagi makanan memiliki dampak besar dalam memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
“Interaksi langsung yang humanis, terutama dengan anak-anak dan masyarakat setempat, adalah langkah nyata untuk membangun kepercayaan. Dengan kedekatan emosional yang terjalin, masyarakat akan merasa lebih aman dan tidak ragu untuk berkomunikasi dengan aparat,” ungkap Kombes Pol Adarma Sinaga.
Ia menegaskan bahwa seluruh personel Satgas Damai Cartenz terus didorong untuk mengedepankan sikap ramah, santun, dan menghargai kearifan lokal dalam setiap pelaksanaan tugas.
Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 berkomitmen untuk terus menghadirkan keamanan yang humanis dan berkelanjutan di Tanah Papua. Melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti ini, Satgas berharap dapat memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa saling percaya, serta menciptakan suasana damai bagi seluruh masyarakat Papua. *** rls. Budi. R






