Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur, menjelaskan bahwa proses pendistribusian ambulans dilakukan secara bertahap.
“Ambulans ini diperuntukkan bagi satu desa di setiap kecamatan. Nantinya, Gubernur akan menyerahkannya kepada para bupati, dan pihak kabupaten yang akan menyalurkan ke desa-desa yang telah ditetapkan. Sopirnya juga akan mendapat pelatihan dasar terkait pengoperasian ambulans,” jelas Edriwan.
Adapun sopir dan penanggung jawab kendaraan akan disiapkan oleh pihak desa, termasuk pembiayaan operasional ambulans.
Sebelum resmi diserahkan ke desa masing-masing, seluruh unit ambulans disimpan sementara di halaman Balai Raya Semarak. *** Rls. ( Budi. R )






