“Dalam rangka kita menjenguk bapak-bapak korban demonstrasi kemarin, ini bentuk simpatik kami. Sebagai buruh, kami juga membutuhkan perlindungan dari bapak-bapak Polri. Semoga Indonesia bisa damai, bapak-bapak yang menjadi korban aksi demonstrasi bisa cepat pulih, bisa kembali bertugas, dan tidak ada lagi aksi-aksi anarkis yang didalangi oleh pihak-pihak yang tidak jelas. Terima kasih. Hidup Polri, hidup buruh, NKRI harga mati, bapak polisi selalu di hati.”
Ucapan ini disambut penuh haru oleh keluarga besar Polri. Kehadiran KSPSI menjadi penyejuk di tengah suasana pasca kerusuhan yang menimbulkan luka, baik fisik maupun batin.
Kunjungan KSPSI ini sekaligus menjadi simbol penting tentang arti solidaritas antar elemen bangsa. Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan negara, dan buruh sebagai kekuatan produktif yang menopang perekonomian, memiliki peran vital dalam menjaga persatuan. Melalui momentum tersebut, terjalin komitmen bersama untuk menolak segala bentuk aksi anarkis dan provokasi yang hanya merugikan masyarakat.
Dengan suasana penuh kekeluargaan, kegiatan jenguk ini menutup sore dengan pesan damai: harapan agar Indonesia terus berada dalam suasana kondusif, aparat segera pulih, dan seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi. *** Rls. Budi.R






