“Kami sepakat bahwa diperlukan integrasi data dan informasi, serta upaya bersama untuk meningkatkan proyek investasi yang clean and clear, siap ditawarkan kepada investor. Selain itu, kami juga akan mendorong lebih banyak UMKM di Bengkulu agar siap menembus pasar ekspor dalam skala yang lebih besar,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni, menegaskan bahwa DTM ini memiliki peran krusial dalam meningkatkan investasi di Bengkulu.
Menurutnya, peningkatan investasi tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas instansi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu.
Terlebih, dengan kembali beroperasinya Pelabuhan Pulau Baai, peluang investasi dan perdagangan semakin terbuka lebar. Hal ini diyakini akan mempercepat perputaran ekonomi di Bengkulu.
“Langkah ini juga sejalan dengan salah satu terobosan 100 Hari Kerja Gubernur Helmi Hasan dalam upaya meningkatkan perekonomian di Provinsi Bengkulu,” ujar RA Denni. *** Rls ( Budi )






