“Maka kedepan, perlu ditingkatkan kembali bagaimana proses tersebut dapat sesuai standar internasional. Sehingga bisa mendapatkan harga terbaik,” kata Helmi
Gubernur juga telah membuat edaran, dan meminta jajaran pemerintah sigap apabila ketika para petani seperti sayuran, cabe, tomat atau segala macamnya hasil panennya tidak terserap di pasar, pemerintah bisa menampung hasil pertanian tersebut.
“Saya juga sudah membuat kebijakan, ketika hasil panen petani tidak terserap pasar. Pemerintah hadir untuk membeli hasil panen tersebut dengan harga standar. Hal ini sesuai tekad, “Bantu Rakyat”,”tegas Gubernur Helmi
Sementara Sekretaris Daerah, Herwan Antoni menyampaikan hari ini mendengar ekspor dari Asosiasi Kopi Internasional, terkait rencana pengembangan kopi robusta di Provinsi Bengkulu dengan “Kopi Bumi Merah Putih”.
“Semua kita rangkul agar Kopi Bengkulu mendunia. Guna meningkatkan produksi dan kualitas kopi Bengkulu agar mendunia,” kata Sekda. *** ( Budi. R )






