“Kita akan fokus pada infrastruktur. Di tahun pertama, pembangunan infrastruktur sudah dimaksimalkan. Jika infrastruktur baik, maka hasil pertanian juga akan meningkat. Selain itu, kita akan fokus pada pembangunan kawasan industri. Medan sudah terbukti, sementara Bengkulu belum,” ujar Helmi.
Ketua Ikatan Alumni Universitas Bengkulu ini menjelaskan, pembangunan infrastruktur menjadi agenda prioritas dalam kepemimpinan Helmi-Mian sebagai kepala daerah di Provinsi Bengkulu. Tujuan utama kebijakan tersebut adalah meningkatkan aksesibilitas sekaligus mempermudah distribusi hasil pertanian, khususnya dari wilayah desa terpencil.
Dengan perencanaan yang terarah melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemerintah Provinsi Bengkulu diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata, sekaligus memperkuat daya saing melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi. *** rls. Budi. R






