“Kami akan bantu membangun delapan rumah warga dengan bantuan awal sebesar Rp25 juta per rumah. Insyaallah kalau masih kurang akan kami tambahkan. Malam ini juga kami berikan bantuan Rp1 juta per rumah sebagai pegangan awal,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa Pemerintah Kota akan membantu mengurus dokumen penting milik warga yang ikut terbakar.
“Pemerintah Kota Bengkulu akan mendata dokumen penting warga yang terbakar, seperti ijazah, surat tanah, KTP, KK, dan akta kelahiran. Jadi, warga tidak perlu khawatir, kami yang akan mengurusnya,” ujar Dedy.
Sebagai informasi, kebakaran tersebut terjadi pada Senin sore (7/4/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Api pertama kali terlihat di bagian plafon rumah milik Marlini, yang diduga akibat korsleting listrik. Korban langsung berteriak meminta pertolongan, dan warga sekitar berusaha memadamkan api sebelum bantuan datang.***(Budi. R)






