Ikatan Adhyaksa Dharmakarani ( IAD ) menggelar kegiatan bhakti sosial dalam rangka HUT ke 25 tahun bersama Kejati Bengkulu.

oleh -243 Dilihat

Sementara itu, Ketua IAD Wilayah Bengkulu, Ny. Merlianti Victor, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan salah satu bentuk perwujudan dari misi IAD dalam menjalin hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa perhatian terhadap kelompok rentan, seperti lansia, harus menjadi bagian dari tanggung jawab bersama.

“Kita ingin kehadiran IAD dapat memberikan manfaat yang nyata, bukan hanya dalam bentuk perayaan, tetapi juga melalui tindakan langsung yang menyentuh hati masyarakat,” jelas Merlianti.

Menurutnya, lansia di panti sosial bukan sekadar kelompok penerima bantuan, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk dihargai, dicintai, dan diperlakukan dengan layak.

Rangkaian kegiatan bakti sosial ini juga memberikan ruang bagi para pengurus IAD dan pegawai Kejati untuk lebih dekat dengan masyarakat. Momentum ini menjadi pengingat bahwa tugas pelayanan publik, khususnya dalam bidang hukum, tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai kemanusiaan dan empati.

Dengan semangat memperingati HUT ke-XXV IAD, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan solidaritas, mempererat hubungan antara aparatur kejaksaan dengan masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut berkontribusi dalam aksi sosial yang berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ungkapan terima kasih dari pihak panti yang diwakili oleh pengelola, yang mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Kejati dan IAD Wilayah Bengkulu.

“Bagi kami, kunjungan dan perhatian seperti ini adalah kebahagiaan tersendiri. Kami merasa tidak dilupakan, dan itu sangat berarti,” ungkap salah satu pengurus panti dengan mata berkaca-kaca.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Kejati Bengkulu dan IAD Wilayah membuktikan bahwa pengabdian kepada negeri tidak hanya ditunjukkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi sesama, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian lebih. *** Rls. ( Budi. R )