Dengan pengalaman luas dalam mengembangkan kain tradisional Indonesia menjadi fesyen global, para mentor diharapkan dapat mentransfer pengetahuan dan semangat inovasi kepada peserta.
Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, “Program Inkubasi Fesyen Wastra Bengkulu 2025 adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap peningkatan kualitas UMKM wastra di Bengkulu. Kami ingin agar wastra yang kaya akan nilai budaya ini tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mendunia.
Melalui inkubasi ini, kami berharap para peserta dapat menciptakan produk fesyen yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.”
Sebagai tindak lanjut dari program ini, busana hasil inkubasi akan menjadi bagian dari koleksi wastra unggulan Bengkulu. Busana tersebut akan ditampilkan dalam event unggulan Bank Indonesia, BRIEF x Bencoolen Fest, yang bertujuan untuk menjadi ajang promosi strategis bagi UMKM di sektor wastra dan fesyen.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari SMKN 5 Kota Bengkulu yang telah menyediakan fasilitas ruang belajar selama inkubasi. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri ini menjadi langkah penting dalam mencetak generasi kreatif dan profesional di bidang ekonomi kreatif.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu berharap melalui kegiatan ini, kualitas SDM di usia produktif dapat meningkat, sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bengkulu melalui wastra yang semakin mendunia. *** Rls. ( Budi. R )







