Bengkulu – eksisberita.com
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menggelar upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Balai Buntar,dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan sekaligus penghargaan atas jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 29/08
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bengkulu, Ny. Merlianti Victor. Turut hadir jajaran pejabat utama Kejati Bengkulu beserta anggota IAD Wilayah Bengkulu. Kehadiran mereka mencerminkan keteladanan dalam menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap warisan perjuangan para pahlawan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan hening cipta, doa bersama, serta prosesi penaburan bunga di pusara makam pahlawan. Suasana khidmat menyelimuti seluruh rangkaian acara, menghadirkan refleksi mendalam tentang jasa besar para pendahulu yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejati Bengkulu Victor Antonius menegaskan bahwa ziarah bukan hanya sebatas seremoni, melainkan sebuah pengingat penting agar seluruh insan Adhyaksa tetap menjaga integritas dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas. “Kita belajar dari teladan para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih. Semangat itulah yang harus kita warisi dan terapkan dalam menegakkan hukum demi keadilan dan kemajuan bangsa,” ujarnya.
Menurut Victor, nilai perjuangan pahlawan harus menjadi landasan moral bagi jajaran Kejaksaan dalam bekerja. Tugas aparat penegak hukum tidak semata menegakkan aturan, tetapi juga menjaga marwah keadilan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, ia berharap seluruh pegawai Kejati Bengkulu terus berkomitmen melayani bangsa dengan penuh dedikasi.
Ketua IAD Wilayah Bengkulu, Ny. Merlianti Victor, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme, tidak hanya bagi pegawai kejaksaan tetapi juga bagi keluarga besar Adhyaksa. “Penghormatan kepada pahlawan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ziarah ke TMP Balai Buntar menjadi agenda rutin setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI. Tradisi ini diharapkan mampu memperkuat rasa cinta tanah air serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, disiplin, dan tanggung jawab.
Melalui momentum peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80, Kejati Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga kepercayaan publik, serta menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan. Upacara ziarah ini menjadi simbol bahwa semangat perjuangan para pahlawan akan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian aparatur kejaksaan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. *** Rls. ( Budi. R )








