Kedepan, Kajati berharap dengan adanya masjid dan PDOEL kerukunan umat beragama di Bengkulu makin erat. Masjid digunakan umat muslim untuk ibadah shalat serta ibadah lain. PDOEL digunakan jemaat digunakan untuk melayani menyangkut persekutuan doa serta layanan lainnya untuk umat kristiani.
“PDOEL digunakan untuk egiatan pelayanan menyangkut persekutuan doa yang sudah terbentuk 2 tahun lalu, kemudian layanan-layanan ibadah umat Nasrani,” pungkas Kajati Bengkulu.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Bengkulu, Saeffudin mengatakan, apa yang dilakukan Kajati Bengkulu seperti mengukir sejarah, meresmikan Masjid dan PDOEL, dibangun berdekatan. Memperlihatkan pelayanan untuk umat muslim dan Nasrani. Selain itu juga, melanjutkan asta cita Presiden mengenai harmonisasi keruminan antar umat beragama.
Dalam kegiatan tersebut juga, Kakanwil Kemenag Bengkulu juga menyerahkan bantuan Al Qur’an untuk Masjid. Kemudian menyerahkan sertifikat arah kiblat. Dimana, Sertifikat arah kiblat menandakan arah kiblat telah diukur dan diverifikasi oleh tim ahli. *** rls. Budi. R






