Kapolda juga mengingatkan tentang potensi cuaca yang kurang mendukung di wilayah Provinsi Bengkulu, dengan angin kencang hingga ±50 km/jam, hujan ringan hingga sedang disertai kilat dan petir, serta gelombang laut setinggi 2 hingga 2,5 meter di perairan Bengkulu hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu Informasi dari BMKG Bengkulu. Oleh karena itu, Kapolda menekankan pentingnya meningkatkan patroli wilayah rawan, pengamanan peralatan dan perlengkapan personel, serta koordinasi dengan stakeholder terkait dalam kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.
Kapolda mengingatkan bahwa sejak 2 Januari 2026, KUHP dan KUHAP baru telah diberlakukan, dan seluruh personel agar memahami dan menyesuaikan pelaksanaan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Kapolda juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dan kesehatan, mematuhi SOP, serta meningkatkan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dalam kesempatan ini, Kapolda juga membacakan puisi karya WS Rendra yang sangat indah dan mendalam, yang menggambarkan tentang pentingnya bersyukur dan menerima kehendak Tuhan. Puisi tersebut berjudul tidak disebutkan secara berkepanjangan dan menerima keputusan Tuhan.
“Ketika aku ingin hidup kaya, aku lupa, bahwa hidup itu sendiri adalah sebuah kekayaan. Ketika aku berat untuk memberi, aku lupa, bahwa semua yang aku miliki juga adalah pemberian. Ketika aku ingin jadi yang terkuat, aku lupa, bahwa dalam kelemahan, Tuhan memberikan aku kekuatan,” ucap Kapolda membacakan puisi tersebut.
Kapolda berharap bahwa puisi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Bengkulu untuk menjadi lebih baik dan lebih bijak dalam menghadapi tantangan. Kapolda juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dan kesehatan, mematuhi SOP, serta meningkatkan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas. *** rls. Budi. R






