Kapolda Bengkulu Pimpin Pembukaan Rakernis Bidpropam Polda Bengkulu T.A 2026 : Tekankan Penguatan Propam dalam Mengamankan Stabilitas Kamtibmas.

oleh -63 Dilihat

Bengkulu – eksisberita.com

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., memimpin pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidpropam Polda Bengkulu Tahun Anggaran 2026 di Aula Rupatama Awaloedin Djamin Polda Bengkulu, Jumat (6/3/2026). 07/03.

Rakernis ini mengusung tema “Penguatan Propam Polri dalam Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026”. Kegiatan ini dihadiri oleh Irwasda Polda Bengkulu, Kombes Pol Ja’far Sodiq, S.H., M.M., M. Han., Kabidpropam Polda Bengkulu, Kombes Pol Sugeng Pujihartono, S.E., M.H., Guru Besar Hukum Pidana Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Herlambang, S.H., M.H., perwakilan dari Ombudsman RI, perwakilan dari Kominfo, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu dan personel Bidpropam Polda Bengkulu dan Polres/ta Jajaran Polda Bengkulu.

Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu menekankan pentingnya peran Propam dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan meningkatkan kepercayaan publik.

“Rekan-rekan yang saya hormati, Rakernis Propam tahun ini mengambil tema ‘Penguatan Propam Polri dalam Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026’. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas adalah syarat utama bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Tanpa keamanan yang terjaga, seluruh agenda pembangunan tidak akan berjalan optimal. Oleh karena itu, setiap arahan harus dipahami dan dilaksanakan secara konsisten dan bertanggung jawab. Di sinilah peran Propam menjadi sangat strategis. Propam bukan hanya penegak disiplin, tetapi pengawal integritas dan penjaga marwah institusi agar setiap anggota tetap berada pada koridor hukum dan etika.” Ujar Kapolda Bengkulu

Kapolda juga mengingatkan beberapa peristiwa baru-baru ini yang harus menjadi pembelajaran bersama, seperti kaburnya tahanan di Polres Way Kanan, dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur di Polda Maluku Utara, dan kasus meninggalnya anggota di Polda Sulawesi Selatan.

“Oleh sebab itu, pengawasan internal harus semakin diperkuat. Tegakkan disiplin secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Saat ini kita berada di bulan suci Ramadhan 1447 H. Saya minta momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat citra positif Polri melalui kegiatan berbagi takjil dan aksi sosial yang humanis, serta menyentuh langsung masyarakat.”

Kapolda Bengkulu menekankan pentingnya melaksanakan kegiatan dengan tulus dan sederhana, serta menjadikan Ramadhan sebagai ruang penguatan pengendalian diri, disiplin, dan integritas.