KETUA DEWAN KOMISIONER OJK SEBUT EFEK DANA Rp. 200 TRILIUN SUDAH TERLIHAT,SAAT LAPOR KE MENKEU RI.

oleh -302 Dilihat

Kedua, tujuan Menkeu menempatkan dana tersebut untuk menurunkan suku bunga perbankan juga mulai terlihat hasilnya. Menurut Mahendra, bunga 4% yang diberikan kepada bank-bank Himbara mendorong penurunan tingkat suku bunga secara menyeluruh.

“Penurunan suku bunga cukup signifikan, meskipun idealnya masih bisa lebih besar lagi. Kami akan terus memperbarui perkembangannya,” imbuhnya.

Ketiga, lanjut Mahendra, peningkatan penyaluran kredit dari bank kepada nasabah pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. “Jadi itu tiga hal yang kami sampaikan terkait dengan hal pemantauan kami terhadap dana Rp 200 triliun,” kata dia.

Mahendra menambahkan, realisasi penyaluran kredit antarbank berbeda-beda. Ada yang sudah mendekati 70% dari target, sebagian 50%, dan ada juga yang baru mencapai 20–30%. “Nah, ini kami sampaikan juga kepada Pak Menteri agar beliau mendapat masukan mengenai kecepatan penyerapan di masing-masing bank,” tandas Mahendra.

Untuk diketahui, Menkeu Purbaya menempatkan dana pemerintah senilai Rp 200 triliun ke lima bank Himbara pada 12 September lalu. Kelima bank tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), serta satu bank syariah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Bank Mandiri, BNI, dan BRI mendapatkan penempatan dana masing-masing Rp 55 triliun, BTN sebesar Rp 25 triliun dan BSI Rp 10 triliun. Belakangan, Menkeu Purbaya membuka peluang untuk menambah penempatan dana di bank, jika langkah itu terbukti efektif mendorong perekonomian. *** rls. Budi. R