“Mulai dari percepatan pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh, penguatan regulasi perlindungan guru, hingga menjaga keberlanjutan tunjangan profesi guru dalam kebijakan pendidikan nasional,” jelasnya.
Konferensi Kerja Provinsi ke-1 PGRI Bengkulu secara resmi dibuka oleh Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, yang mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam sambutannya, Nandar menegaskan posisi strategis guru dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu memandang PGRI sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Guru merupakan pilar utama dalam mewujudkan Bengkulu yang maju, religius, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain agenda persidangan, kegiatan Konkerprov juga dirangkaikan dengan penyerahan Penghargaan Pengelolaan Organisasi Tahun 2025, dengan hasil sebagai berikut:
* Juara I: PGRI Kabupaten Kepahiang
* Juara II: PGRI Kabupaten Bengkulu Utara
* Juara III: PGRI Kabupaten Seluma
Melalui Konferensi Kerja Provinsi ke-1 ini, PGRI Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, serta konsisten memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru demi terwujudnya pendidikan Bengkulu yang bermutu. *** rls. Budi






