Menteri Kebudayaan Fadli Zon Ajak Masyarakat Indonesia Kunjungi Bengkulu.

oleh -75 Dilihat

Berbentuk menyerupai kura-kura, benteng tersebut menjadi saksi bisu perjalanan kolonialisme di Bengkulu. Sepanjang sejarahnya, benteng ini pernah diserang oleh rakyat setempat dan pasukan Prancis, kemudian beralih kekuasaan ke Belanda pada 1825. Sejak 1977, benteng ini telah dipugar dan kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Bengkulu.

Fadli Zon berharap generasi muda Bengkulu, khususnya Generasi Z, dapat lebih aktif menyelenggarakan berbagai agenda dan festival berskala nasional di kawasan situs sejarah. Menurutnya, kegiatan tersebut akan mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari luar daerah.

“Saya yakin dengan semakin banyaknya kegiatan festival, semakin banyak pula orang yang datang ke Bengkulu. Apalagi konektivitas, misalnya antara Jakarta dan Bengkulu, kini semakin terbuka,” katanya.

Ia juga menilai konsistensi penyelenggaraan kegiatan budaya oleh pemuda Bengkulu berpotensi melahirkan talenta-talenta baru sekaligus mengangkat nilai ekonomi budaya di daerah.

“Budaya harus kita hidupkan agar menjadi kekuatan ekonomi. Dari sana bisa lahir talenta-talenta baru dari Bengkulu,” tutupnya. *** rls. Budi. R