Menteri PPN/Bappenas Dorong Penguatan Promosi, Kopi Bengkulu Ditargetkan Mendunia.

oleh -9 Dilihat

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan.

“Kopi merupakan salah satu sektor andalan Bengkulu. Pemerintah provinsi akan terus mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, serta memperluas jaringan pemasaran,” ujarnya.

Salah satu pelaku usaha kopi, Abdul Khafi S. selaku pemilik Kopi Gading Cempaka, berharap dukungan pemerintah semakin kuat, terutama dalam aspek promosi dan pembinaan berkelanjutan.

“Kualitas kopi Bengkulu sudah baik. Tinggal bagaimana promosi dan pemasarannya diperkuat agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, potensi kopi Bengkulu tergolong besar dengan luas areal mencapai sekitar 90 ribu hektare dan produksi berkisar 50–55 ribu ton per tahun. Provinsi ini juga masuk lima besar produsen kopi nasional dengan kontribusi lebih dari 7 persen terhadap total produksi Indonesia.

Produksi kopi Bengkulu didominasi jenis robusta yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong, serta menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Dengan potensi tersebut, penguatan promosi, hilirisasi, serta pembentukan pusat pengembangan kopi terpadu diharapkan mampu menjadikan Bengkulu sebagai salah satu pusat kopi unggulan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah global. *** rls. Budi. R