Ia juga menyampaikan data yang disampaikan Kapolri mengenai potensi dan capaian Program Ketahanan Pangan Polri. Dari total luas 554.105 hektare, telah ditanami jagung yang terdiri dari 484.771 hektare lahan binaan Polri dan 69.334 hektare lahan baku sawah.
“Sesuai arahan Kapolri, hingga saat ini potensi program ketahanan pangan Polri telah mencapai total 1,19 juta hektare lahan jagung, terdiri dari 881.743 hektare lahan binaan Polri dan 313.941 hektare lahan baku sawah,” jelas Kapolda.
Pada lahan yang telah ditanam selama periode Januari hingga September 2025, dihasilkan 2,83 juta ton jagung, terjadi peningkatan hasil panen pada setiap kuartal. Kapolda juga menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara serentak di 33 titik lokasi dengan total luas lahan mencapai 208 hektare.
“Penanaman jagung ini dilaksanakan serentak di 33 titik dengan total lahan 208 hektare. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penanaman secara simbolis dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Gibran Rakabuming Raka di Kampung Cibangkok dan Kampung Cibaregbeg, dengan luas lahan yang ditanami mencapai 50 hektare,” ujar Irjen Pol. Hengki.
Lebih lanjut Kapolda Banten berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Ini adalah salah satu wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat,” tuturnya. *** rls. Budi. R






