“Qalbu adalah raja dalam diri manusia. Jika hatinya baik, maka seluruh amal dan perbuatannya akan baik. Sebaliknya, jika hatinya rusak, maka akan rusak pula seluruh perilakunya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ipda Iran mengingatkan bahwa hati bersifat mudah berubah, sehingga harus senantiasa dijaga dan dirawat melalui dzikir, doa, membaca Al-Qur’an, serta menjauhi segala bentuk perbuatan maksiat. Ia juga menegaskan bahwa hati yang bersih menjadi bekal utama bagi setiap hamba dalam menghadapi kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat.
Melalui kegiatan Binrohtal ini, diharapkan seluruh personel Polda Bengkulu tidak hanya memiliki kemampuan profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual yang kokoh. Dengan demikian, setiap pelaksanaan tugas kepolisian dapat dilandasi dengan nilai-nilai keimanan, keikhlasan, serta tanggung jawab moral yang tinggi. *** rls. Budi.






