Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif selama perayaan Natal.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama, sehingga perayaan Natal dapat berjalan dengan aman, damai, dan penuh sukacita,” tuturnya.
Selain itu, tokoh akademisi Papua, Dr. Alfius Aninam, S.Th., M.Pd., menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam membangun kepercayaan dan kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat Papua, khususnya generasi muda.
“Kegiatan seperti ini memiliki nilai edukatif dan sosial yang sangat kuat. Anak-anak tidak hanya menerima bingkisan, tetapi juga merasakan kehadiran negara yang penuh kasih dan perhatian. Ini penting untuk menanamkan nilai perdamaian dan rasa aman sejak dini,” ungkap Dr. Alfius.
Ia menambahkan, pendekatan humanis yang dilakukan Operasi Damai Cartenz merupakan contoh nyata bagaimana keamanan dan kemanusiaan dapat berjalan beriringan di Tanah Papua.
“Pendekatan persuasif dan humanis seperti ini patut diapresiasi karena mampu membangun harmoni sosial serta memperkuat semangat kebersamaan, khususnya di momentum Natal yang sarat dengan pesan kasih dan damai,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Operasi Damai Cartenz-2025 berharap dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan demi terwujudnya Papua yang aman dan damai. *** rls. Budi. R






