Bengkulu – eksisberita.com
SINAK, PUNCAK — Di tengah medan tugas yang menantang, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memilih pendekatan, merangkul, bukan sekadar mengamankan. Kamis (19/3), aparat bersenjata itu turun langsung ke Distrik Sinak Kabupaten Puncak, berinteraksi dan bermain bersama anak-anak sebagai bagian dari strategi membangun kepercayaan masyarakat. 20/03.
Kegiatan patroli sambang ini dilakukan oleh personel Satgas Damai Cartenz di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dengan menyasar masyarakat sipil, khususnya anak-anak, sebagai titik masuk pendekatan humanis.
Alih-alih sekadar patroli rutin, aparat terlihat membaur, menyapa warga, bercengkeraman, hingga mengajak anak-anak bermain dan berbagi makanan ringan. Interaksi sederhana itu menjadi cara efektif mencairkan jarak psikologis antara aparat dan masyarakat yang selama ini hidup dalam bayang-bayang konflik.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Sos, SIK, MH, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi persuasif yang terus dikedepankan.
“Pendekatan keamanan tidak bisa hanya bersifat represif. Kami hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat,” ujarnya.






