Bengkulu – eksisberita com
Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan menekan inflasi, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Biro Ekonomi bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bengkulu menggelar Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan acara ini menjadi momentum strategis membangun Bengkulu yang mandiri dan berdaya saing.
“Meski menghadapi tantangan ekonomi global seperti ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasok, hingga pengetatan moneter, ekonomi Bengkulu tetap tumbuh positif sebesar 4,84 persen pada triwulan I tahun 2025. Angka inflasi pun relatif rendah di 0,39 persen, namun kita tetap harus waspada terhadap tekanan inflasi pangan yang sangat sensitif terhadap kondisi pasokan,” ujar Herwan Antoni dalam sambutannya di Aula Bapelkes, Selasa(3/6).







