Capacity Building TPID Bengkulu Bersinergi dengan Kpw. Bank Indonesia Bengkulu Perkuat Peran Koperasi Merah Putih untuk Ketahanan Pangan Daerah.

oleh -237 Dilihat

Salah satu langkah konkret yang didorong oleh Pemprov Bengkulu adalah pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, yang akan berperan sebagai agregator komoditas serta menjembatani akses pembiayaan bagi petani kecil dan pelaku usaha mikro. Skema ini akan memanfaatkan dukungan dari lembaga keuangan syariah, perbankan digital, dan sinergi antar pemangku kepentingan.

“Koperasi Merah Putih bukan hanya wadah ekonomi desa, tetapi juga pilar ketahanan pangan lokal. Digitalisasi koperasi, pelatihan manajemen usaha, serta kolaborasi lintas sektor dengan OJK dan perbankan menjadi fokus utama penguatan kelembagaan,” terang Herwan

Selain itu, dukungan data dan analisis dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta kolaborasi erat dengan pemerintah kabupaten/kota menjadi faktor penting dalam percepatan program ini. Pendekatan berbasis data diharapkan mampu mengidentifikasi titik rawan inflasi serta menyusun intervensi yang tepat sasaran.

“Pembangunan Bengkulu yang mandiri dan sejahtera harus dimulai dari desa. Ketika petani memiliki akses pasar dan pembiayaan, serta terlindungi dari gejolak harga, maka ketahanan pangan dan kesejahteraan akan meningkat secara simultan,” tutup Herwan Antoni.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, lembaga keuangan, dan masyarakat, kegiatan capacity building TPID ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem pangan lokal dan pemberdayaan ekonomi desa di Provinsi Bengkulu. *** Rls. ( Budi. R )