Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha, Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah Terintegrasi.

oleh -316 Dilihat

Berdasarkan pantauan di lapangan, pasar murah terintegrasi ini menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, hingga bumbu masakan.

Harga yang ditawarkan memang jauh lebih murah dibanding harga di pasaran. Seperti halnya minyak goreng Rose Brand kemasan 2 liter dijual seharga Rp39 ribu, sedangkan di pasaran Rp42 ribu. Ada pula daging ayam ras dijual seharga Rp30 ribu, jauh lebih murah dibanding harga di pasar Rp35 ribu. Telur ayam negeri seharga Rp48 ribu per karpet, di pasaran Rp 56 ribu. Caba merah besar Rp30 ribu perkilogram.

Selisih harga tersebut memang dinantikan masyarakat, terutama ibu-ibu. Salah satunya, Nia.

“Cari minyak goreng, kebetulan ada dan harganya jauh lebih murah dibanding beli di pasar arau super market,” ujarnya.

Pasar murah ini diagendakan berlangsung selama tiga hari hingga 4 Juni. Tidak hanya di Kota Bengkulu, pasar murah juga akan dilaksanakan di kabupaten.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi pemerintah daerah dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Perum Bulog, Baznas, Satgas Pangan, Polresta Bengkulu dan Satpol PP Provinsi Bengkulu. *** ( Budi. R )