Upacara peringatan juga dihadiri oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bengkulu, Ny. Merlianti Victor, beserta jajaran pengurus. IAD yang selama ini dikenal aktif dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan turut memberikan semangat dalam peringatan HUT Kejaksaan kali ini.
Kehadiran IAD menjadi bukti nyata bahwa peran Kejaksaan tidak hanya sebatas pada bidang hukum, tetapi juga menjangkau dimensi sosial dengan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara Kejaksaan dan IAD diharapkan terus memperkuat pengabdian yang bersifat holistik, baik di ranah hukum maupun sosial.
Harapan Kajati Bengkulu
Di akhir upacara, Kajati Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kejati Bengkulu yang telah menunjukkan kedisiplinan dan kebersamaan dalam memperingati momentum bersejarah ini. Ia menegaskan bahwa Hari Lahir Kejaksaan ke-80 harus dijadikan sebagai titik tolak untuk bekerja lebih baik lagi.
“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua agar terus bekerja dengan hati, menjunjung tinggi integritas, dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa serta negara. Mari bersama kita wujudkan Kejaksaan yang modern, profesional, dan dipercaya masyarakat,” ujar Victor.
Ia juga menambahkan bahwa semangat transformasi yang digaungkan dalam tema besar tahun ini harus benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata. Mulai dari peningkatan pelayanan hukum berbasis digital, penguatan pengawasan internal, hingga upaya pemberantasan korupsi yang konsisten dan tidak pandang bulu.
Momentum Refleksi
Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 tidak hanya dimaknai sebagai perayaan usia institusi, melainkan juga sebagai momentum refleksi bagi seluruh aparat Kejaksaan. Dengan usia yang semakin matang, Kejaksaan dituntut untuk semakin profesional, transparan, serta berorientasi pada keadilan substantif.
Upacara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini meneguhkan kembali jati diri Kejaksaan sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum di Indonesia. Di Bengkulu, komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan hukum yang terus diperbaiki dan pendekatan humanis terhadap masyarakat.
Dengan semangat peringatan ke-80 tahun ini, diharapkan seluruh insan Adhyaksa semakin memahami bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi sebuah pengabdian mulia demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. *** Rls. Budi. R







