Ia menambahkan, penguatan budaya kerja menjadi salah satu strategi transformasi pengelolaan ASN. Hal ini menuntut keseragaman nilai-nilai dasar ASN dan implementasinya secara utuh melalui prinsip BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
“Tujuan pelatihan administrator adalah mengembangkan kompetensi manajerial, meningkatkan akuntabilitas kinerja, memperkuat kualitas birokrasi, mencetak agen perubahan, menyusun dan memimpin aksi perubahan, membangun jejaring, serta mendukung terwujudnya sistem birokrasi pemerintahan yang bersih, akuntabel, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi,” jelas Herwan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu, Aswandi, menjelaskan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XII dilaksanakan sejak 25 Agustus hingga 17 Desember 2025. Pelatihan tersebut berlangsung selama 908 jam pelajaran atau setara dengan 105 hari.
Peserta berjumlah 40 orang, terdiri dari delapan orang perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, satu orang dari Universitas Bengkulu, sembilan orang dari Kota Bengkulu, dua orang dari Kabupaten Seluma, tiga orang dari Kabupaten Bengkulu Utara, empat orang dari Kabupaten Kepahiang, tiga orang dari Kabupaten Kaur, tujuh orang dari Kabupaten Bengkulu Selatan, serta tiga orang dari Kabupaten Lebong. ***. Budi. R






