Bengkulu – eksisberita.com
Bandung – Pemerintah memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem digital untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, distribusi lebih efisien, dan pelaksanaan program transparan dari hulu ke hilir. 26/04.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan digitalisasi menjadi kunci dalam mengawal seluruh rantai program, mulai dari produksi hingga penyaluran kepada penerima manfaat.
“Setiap tahapan program dapat dipantau secara transparan dan terukur. Ini penting agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Meutya saat meninjau Pesantren Al Ittifaq di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).
Melalui sistem terintegrasi, pemerintah dapat memantau ketersediaan bahan pangan, menjaga kualitas produk, hingga memastikan distribusi berjalan tepat waktu. Pengawasan berbasis data juga memungkinkan pemantauan secara real time, sehingga potensi penyimpangan distribusi dapat ditekan.
Pendekatan ini sekaligus meningkatkan efisiensi logistik. Data yang terkumpul menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat, sekaligus memperkuat akuntabilitas pelaksanaan program di lapangan.






