Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat, khususnya pelajar, segera melaporkan apabila menemukan aktivitas geng motor melalui layanan Polri di nomor 110. Edukasi terkait penggunaan media sosial secara bijak serta ajakan untuk fokus mengejar prestasi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan tersebut.
Dengan mengusung jargon “Geng Motor Bukan Gaya Kito”, para siswa diajak untuk menjauhi perilaku menyimpang dan lebih disiplin dalam menaati aturan sekolah, termasuk larangan merokok di lingkungan pendidikan.
Kegiatan ini menyasar seluruh siswa SMPN 15 Kota Bengkulu dan berlangsung dengan aman serta lancar. Pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga dewan guru dan staf, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Ratu Agung atas perhatian dan pembinaan yang diberikan.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bengkulu, IPTU Endang Sudrajat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.
“Pembinaan seperti ini penting untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada para pelajar agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang seperti geng motor maupun tawuran. Kami berharap para siswa dapat menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan taat hukum,” ujarnya. *** rls. Budi. R






